Mengagas Ide dan Imaginasi Keilmuan

Istriku Tercinta

Cantik, manis dan pintar itulah istriku. Dikala penat menjalar ditubuh sehabis pulang kerja ditengah gelapnya malam. Aku membuka pintu garasi rumah memasukan teman setia yang menemani bekerja seharian dari pagi sampai malem. Bunyi jangkrik malam selalu menemani ketika aku hadir di rumah surgaku.

Cantik, manis dan pintar itulah istriku. Dikala penat menjalar ditubuh sehabis pulang kerja ditengah gelapnya malam. Aku membuka pintu garasi rumah memasukan teman setia yang menemani bekerja seharian dari pagi sampai malem. Bunyi jangkrik malam selalu menemani ketika aku hadir di rumah surgaku.
Dengan wajah masing kelelahan aku buka jaket dan baju, masuk kamar mandi sekedar untuk cuci kaki sehabis bepergian. Kusampirkan baju disebelah lemari pakaian, kuhampiri istri dan anakku yang masih tidur terlelap. Kucium mesra istriku yang terlelap. Melengung kaget istriku. "Sudah sholat bu? kataku. Dengan malas istriku mengangguk dengan pelan. Kucium pipinya dengan mesra, kembali istriku melenguh manja dengan masih mengantuk berat. Dengan sabar kupeluk lagi dengan mengatakan I LOVE U. Dengan malas istriku mengangguk lagi. Eh kelupaan, kudekati anakku terkecil kukecup sambil membelai kepalanya. Yah kasian mereka, sore tidak bisa bercanda dengan aku.
Aku keluar kamar menuju ruang TV dan kemudian kunyalakan dan ku tonton acara kesayanganku di Trans TV (BOX OFFICE). Setengah jam berlalu, ku kembali ke kamar dan kucium lagi istriku. Kayanya masih malas untuk bangun. Jam sudah menunjukkan 23.30 WIB. Ah dengan agak malas aku beranjak menuju dapur, membuka kulkas dan ah ada ide supaya istriku mau bangun, "Nasi Goreng masakan-ku adalah kesukaannya"! Singkat aktivitas membuat nasi goreng tidak kurang dari 30 menit, nasi goreng special sudah selesai aku buat, Ku bawa sepiring nasi ke kamar dan kutiup asap panas nasi goreng dan terbau semerbak khas nasi goreng, kulihat istriku tersenyum dengan mata masih terpejam, dan dengan perasaan senang aku mengulurkan tangan membangunkan istriku yang cantik untuk bangun. Kemudian istriku menuju kamar mandi untuk sekedar cuci tangan dan cuci muka dan lain-lain. Dengan wajah sudah sumringah kuajak istriku makan nasi goreng kesukaannya tidak terlalu lama, sepiring nasih goreng habis dimakan aku dan istriku. Nah waktu ini yang biasa aku lakukan dengan istriku ngobrol dan membahas semua yang sudah istriku lakukan tadi pagi sampai sore ketika bekerja demikian juga aku. Dan tak terasa ombrolan yang mengasikan sudah berlangsung lebih dari 2 jam. Jam sudah menunjukkan 01.30 dini hari. Obrolan yang saya lakukan dengan istriku tercinta memang mengasikan, seputar perkembangan anak-anak yang akhir-akhir ini menggembirakan karena maju pesat seperti jet..(heeee..heeee). Obrolan juga seputar keuangan dan hal-hal yang nanti dilakukan pada hari-hari berikutnya. Wah sampai asik sekali nda terasa sikecil terdengar suaranya merengek dan kami berdua beranjak menuju kamar. Istriku dengan telaten menina bobokan lagi anakku yang terbangun. Sambil meninabobokan kembali aku ngobrol kesana-kesini dan tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 02.30 dini hari. Dengan sedikit kelelahan aku mengambil bantal guling disebelahku dan kupeluk dan kuucapkan, bu abah tidur dulu ya? Istriku menjawab ya, tidurlah bah udah malam. Dengan membaca bismika Allahumma ahya wabismika amut. Tidur damai bangun pagi menjemput Subuh. Hari ini berlalu dengan damai dan istriku tercinta. I LOVE YOU IBUKU SAYANG...!


0 komentar:

Posting Komentar